Audio: radio (suara)
Visua : grafik, gambar, dapat dilihat
Audio Visual : kombinasi antara gambar dan suara
Pengertian AVA : alat bantu yang mengkombinasikan antara suara dan gambar
Fungsi AVA
-
Fungsi Atensi: menarik dan mengarahkan perhatian komunikan untuk berkonsentrasi pada isi dakwah yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan.
-
Fungsi Kognitif: memperlancar pencapaian, bertujuan untuk memahami dan mengingat pesan yang disampaikan.
-
Fungsi Kompensatoris: membantu mengakomodasi komunikan yang lemah dan lambat dalam memahami uji materi dakwah
Ciri-ciri AVA
-
-
Rudi Bretz (1977)
-
Suara
-
Visual
-
Gerak : gambar visual, garis, simbol
-
-
Delapan 8 klasifikasi media klasifikasi media
-
Media audio audio visual gerak : tv
-
Media audio visual diam : slow-scan tv
-
Media audio semi gerak : tulisan jauh
-
Media visual gerak : film bisu
-
Media visual diam : faximile
-
Media visual semi gerak
-
Media audio : radio
-
Media cetak : koran
-
-
Omar Hamalik (1985)
-
Empat (4) klasifikasi media pengajaran :
-
-
-
Alat-alat visual yang ditulis: filmstrit, transparansi, micro projection, papan tulis, dan lain-lain.
-
Alat-alat yang bersifat auditif atau hanya dapat didengar: phonograph record, radio, rekaman
-
Alat-alat yang dapat didengar dan dilihat: tv, film, benda-benda tiga dimnsi
-
Dramatisasi, bermain peranan sosidrama, sandiwara dan lain sebagainya.
-
-
-
-
Gagne
-
Tujuh (7) pengelompokan media
Benda untuk direkomendasikan:
-
Komunikasi lisan
-
Gambar cetak
-
Gambar diam
-
Gambar gerak
-
Film bersuara
-
Mesin belajar
Cara Penggunaan AVA yang Efisien
-
-
Digunakan untuk menampilkan rangkuman secara urut
-
digunnakan untuk menampilkan visualisasi statistik dengan mempersiapkan grafik
-
digunakan untuk mengilustrasikan dan menguatkan pendapat
-
Untuk memperjelas ide-ide kita secara nyata
-
Memperhatikan audiens tentang kunci pemikiran
-
Tidak memberikan copian/handout pada peserta
-
Tidak membaca apa adanya
-
Tidak menggunakan copian
-
Source from student`s HW resume
Ditulis pada Maret 10, 2008 oleh wartoAkhirnya bayu mempunyai blog. Setelah beberapa minggu kesulitan dan kebingungan membuat blog, dengan dibantu salah satu temanku (dio), akhirnya blogku jadi. Sebelumnya Bayu tidak tau apa itu blog. Berhubung ada tugas dari bapak dosen, akhir bayu membuat blog juga. namun sampai sekarang bayu belum tau juga apa yang harus di isi dalam blog ini. Hehe!!! Aneh!!! Yang penting aku punya blog. Dan Bayu yakin suatu saat nanti Bayu akan mengerti apa itu blog dan kegunaannya.

